Jangan Jadi Akhawat Cekakak Cekikikan Di Status Ikhwan
↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔
🔏 Oleh : Uray Sriwahyuni
Bismillah...
Apakah kita termasuk para akhawat yang suka komentar distatus ikhwan ?? Yang kadang cekakak-cekikik sendirian. Kalau sekali-kali sih mungkin masih bisa dimaklumi. Tapi, kalau keseringan bahkan menjadi kebiasaan tongkrongin status para ikhwan kayaknya ga bisa dimaklumi lagi deh.
Terkadang ada akhawat yang didunia nyata dia sangat malu dan menjaga sikap untuk ga bermudah-mudahan cekakak cekikikan dengan ikhwan yang bukan mahramnya. Tapi di dunia maya sikapnya bisa menghilangkan rasa malunya. Bergurau ria cekakak-cekikikan sendirian dengan para ikhwan. Padahal para ikhwan ga mau menanggapi gurauan si akhawat tersebut. Bahkan para ikhwan sampai heran melihat polah si akhawat tersebut. Karena saban hari berkomentar yang kadang tidak sesuai tema yang diposting oleh si ikhwan.
Namun terkadang giliran status sesama akhawat dia ga mau nongkrongin.
Pernahkah kita para akhawat terpikir jika akhawat itu adalah kita. Dan bisa jadi si ikhwan berpikir begini "Semoga istri saya nanti ga kayak akhawat ini kelakuannya"
"Semoga saja adik atau kakak perempuan ga kayak akhawat ini kelakuannya"
"Semoga saja anak perempuan saya ga kayak akhawat ini bermudah-mudahan komen distatus ikhwan sambil cekakak cekikikan sendiri"
Sebenanrnya bukan ga boleh komen distatus ikhwan tapi kalau komennya ga nyambung dengan postingan si ikhwan ditambah cekakak cekikikan sendiri maka lebih baik ga usah komen. Kalau komennya cuma sekedar nyapa dan menanyakan kabar si ikhwan maka baiknya nahan diri deh untuk komentar.
Akhwat boleh saja membaca status ikhwan saban hari, bukan sekadar ngefans atau bagaimana, tapi ingin mendapat faedah ilmu dari yang di posting si ikhwan saja. Dan menahan diri dari berkomentar sering-sering distatus ikhwan jika ga ada keperluan darurat.
Pandai-pandailah kita sebagai akhawat menjaga wibawa kita. Mungkin si ikhwan sedang berusaha menahan diri untuk mengomentari status akhwat yang bukan mahramnya. Karena dikhawatirkan jika si ikhwan komentar distatus akhawat bisa membuat siakhwat berbunga-bunga.Takut nanti berbunglon-bunglon. Dan takut begini begitu. Takut timbul fitnah hati.
Harusnya kita akhawat juga berpikir yang sama untuk menahan diri mengomentari status ikhwan jika ga terlalu penting
Mohon maaf jika ada yang merasa tersinggung. Sebab saya sedang menasehati diri saya pribadi dan saudari-saudari saya yang mungkin punya pengalaman seperti yang saya tuliskan ini.
Yuk mari kita budayakan JANGAN JADI AKHAWAT YANG SUKA CEKAKAK CEKIKIKAN DISTATUS IKHWAN.
Dan kalau ada sikap atau komentar saya yang kurang baik mohon ditegur sesuai adab dan akhlak seorang muslim.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar