KALIAN SESAMA SALAFI AJA SALING TAHDZIR
↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔
🔏 Uray Sriwahyuni
Kata mereka "Ah kalian sesama salafi aja saling tahdzir"
Jawaban saya :
Tahdzir adalah memperingatkan umat dari kesalahan individu atau kelompok dan membantah kesalahan tersebut dalam rangka menasehati mereka dan mencegah agar umat tidak terjerumus ke dalam kesalahan serupa.
Tahdzir ada dalilnya baik dari Al-Qur’an maupun sunnah yang menunjukkan akan disyari’atkannya tahdzir, jika dilakukan sesuai dengan norma-norma yang digariskan syari’at. Bukan tahdzir yang serampangan.
Dan tahdzir merupakan satu bentuk amar ma'ruf nahi mungkar.
Nah kalau MEREKA BILANG sesama salafi aja saling mentahdzir, maka memang begitulah salafi, siapapun yang melakukan kekeliruan maka mereka akan saling menasihati, mengingatkan bahkan menegur. Ini dilakukan karena agar jelas mana yang salah dan mana yang benar. Semua semata-mata demi tegaknya kebenaran.
Lalu bagaimana dengan yang KATANYA AHLUSUNNAH ?
Ustadz//kyai nya mengajak melakukan kebid'ahan...DITURUTI
Ustadz/Kyai nya mensyi'arkan pemahaman TIDAK SESUAI SUNNAH dia manut aja lalu berkata "ITU KAN HASANAH BUKAN DHOLALAH"
Ada yang katanya kyiai mengajarkan kesyirikan dan kesesatan dibiarkan saja.
Lantas kapan mereka (yang katanya ahlussunnah) ini saling menegur/menasihati satu sama lain kalau semua Yang Bid'ah dianggap HASANAH
Silahkan memilih yang mana :
Yang saling nasihat menasihati dalam kebenaran (salafi) ?
ataukah
Yang saling tolong menolong dalam melakukan dan membela kebid'ahan,kesyirikan (yang katanya ahlusunnah) ?
Dengan memohon kepada Allah Ta’ala dengan semua nama-Nya yang maha indah dan sifat-Nya yang maha sempurna, agar Dia Ta’ala senantiasa melimpahkan, menyempurnakan dan menjaga taufik-Nya kepada kita semua sampai kita berjumpa dengan-Nya di surga-Nya kelak, sesungguhnya Dia Ta’ala maha mendengar lagi maha mengabulkan doa. Aamiin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar