Sabtu, 06 Oktober 2018






"MAHA BENAR NETIZEN DENGAN SEGALA KOMENTARNYA"
↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔

🔏 Oleh : Uray Sriwahyuni


Bismillah...


Pernah saya membaca sebuah komentar yang bunyinya begini :

"Maha benar netizen dengan segala komentarnya"

ataupun...

"Maha benar netizen dengan segala bacotnya"

Begitulah kira-kira bunyi komentar yang pernah saya baca dari beberapa orang yang mengomentari sebuah postingan baik di Instagram, Facebook atau Tweeter. 

Didalam KBBI kata "MAHA" berarti SANGAT ; AMAT ; TERAMAT

Dan YANG MAHA BENAR atau AL-HAQ termasuk diantara Asmaul Husna.

Nama yang mulia ini ada dalam firman Allah subhanahu wa ta'ala :

"Yang demikian itu, karena sesungguhnya Allah, Dialah yang haq dan sesungguhnya Dialah yang menghidupkan segala yang mati dan sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu."
(QS. Al-Hajj : 6)

"Pada hari itu Allah menyempurnakan balasan yang sebenarnya bagi mereka, dan mereka tahu bahwa Allah Maha Benar, Maha Menjelaskan."
(QS. An-Nur : 25)

Dan masih banyak firman Allah subhanahu wa ta'ala yang mengatakan Allah adalah Al-Haq. 

Jadi penyandaran MAHA BENAR itu hanya LAYAK disandarkan kepada Allah subhanahu wa ta'ala bukan kepada selainnya. 

Sebab...

Kebenaran pada sisi manusia adalah relatif karena manusia adalah makhluk yang penuh khilaf, penuh kesalahan. Namun Allah subhanahu ta ta'ala adalah SANG KEBENARAN karena Dialah yang Maha Benar. Hanya pada sisi-Nya kebenaran adalah mutlak. 

Maka dari itu tidak pantas perkataan "MAHA BENAR NETIZEN dengan segala komentarnya" ataupun "Maha benar netizen dengan segala bacotnya"

"Demikianlah, karena sesungguhnya Allah, Dialah (Rabb) yang sebenarnya dan apa saja yang mereka seru selain Allah adalah batil. Dan sesungguhnya Allah, Dialah Yang Maha Tinggi, Maha Besar."
(QS. Luqman : Ayat 30)

Janganlah kita terlalu menggampangkan ucapan yang tidak pada tempatnya. Ucapan yang tidak sepantasnya diucapkan kepada makhluk yang hakikatnya hanya pantas diucapkan kepada Sang Pencipta Makhluk yaitu Allah Azza Wa Jalla.

Mungkin saja kita suka LATAH untuk ikut-ikutan mengucapkan perkataan seperti itu untuk mengomentari sebuah postingan yang pro ataupun kontra dengan pemikiran/pendapat kita. Padahal secara tidak disadari ucapan tersebut adalah ucapan yang BATHIL. 

Ingatlah bahwa komentar kita juga akan dimintai pertanggungjawaban diakhirat nanti.

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman :

“Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang tidak kamu ketahui. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan dimintai pertanggungjawaban” 
( QS. Al-Israa : 36 )


Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda.

إِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مَا يَتَبَيَّنُ مَا فِيْهَا يَهْوِى بِهَا فِي النَّارِأَبْعَدَمَا بَيْنَ الْمَسْرِقِ وَالْمَغْرِبِ

“Sesungguhnya seorang hamba yang mengucapkan suatu perkataan yang tidak dipikirkan apa dampak-dampaknya akan membuatnya terjerumus ke dalam neraka yang dalamnya lebih jauh dari jarak timur dengan barat”
(Al-Bukhari meriwayatkan sebuah hadits dalam kitab Shahihnya no. 6477 dan Muslim dalam kitab Shahihnya no. 2988.)


Apakah kita termasuk yang biasa mengucapkan perkataan "Maha benar netizen dengan segala komentarnya" ?

Semoga saja tidak...dan saya pun tidak akan demikian. 

Semoga kita dimudahkan oleh Allah subhanahu wa ta'ala untuk menjaga lisan ini dan mengarahkannya kepada hal-hal yang diridhai oleh Allah subhanahu wa ta'ala. Aamiin

Wallahu ta'ala a'lam bish shawab

Tidak ada komentar: