Kamis, 23 Mei 2019

Ada Yang Berkata :
BERUNTUNGLAH ORANG-ORANG YANG MENGIKUTI NU
↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔

🔏 Oleh : Uray Sriwahyuni


Bismillah...

Ada yang berkata :

"Maka beruntunglah orang-orang yang mengikuti NU ( Nahdlatul Ulama) sebab di NU sanad keilmuannya jelas,bersambung hingga Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam."

➖➖➖➖➖➖ Selesai kutipan ➖➖➖➖➖➖

🔴 Pertanyaan saya adalah :

Apakah itu artinya orang-orang yang TIDAK MENGIKUTI NU(Nahdlatul Ulama) adalah orang-orang yang TIDAK BERUNTUNG ??????

Wahai saudaraku...

● Katanya punya sanad sampai ke Rasulullah TAPI masih melakukan amalan bid'ah yang tidak ada tuntunan dari Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam.

Pengakuan seperti ini sangat kontradiksi karena:

Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam mengatakan bahwa setiap bid'ah itu sesat.

“Amma ba’du, sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah kitab Allah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad (shallallahu’alaihi wa sallam) dan seburuk-buruk urusan adalah perkara baru (dalam agama) dan semua perkara baru (dalam agama) itu sesat.” 
(HR. Muslim, no. 2042)

TAPI ANEHNYA mereka yang MENGAKU sanad keilmuannya hingga Rasulullah malah mengatakan ADA BID'AH HASANAH. Padahal Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah mengatakan ada bid'ah hasanah.


● Katanya punya sanad hingga Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam tapi mengatakan bahwa "ALLAH ADA TANPA TEMPAT DAN TANPA ARAH"

Padahal Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah mengatakan Allah ada tanpa tempat dan tanpa arah.

Bahkan Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam dalam sebuah hadits pernah bertanya kepada seorang budak wanita hitam tentang "DIMANA ALLAH ?" dan budak wanita hitam itu menjawab "DIATAS LANGIT" Lalu Rasulullah bertanya lagi "SIAPAKAH AKU ?" dan budak wanita hitam itu menjawab "ENGKAU ADALAH UTUSAN ALLAH". Setelah itu Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam berkata "MERDEKAKANLAH IA KARENA IA ADALAH MUKMINAH"

Tapi lagi-lagi yang mengaku sanad keilmuanya hingga Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam masih bertentangan dengan keyakinan Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam tentang dimana Allah. 


Dan masih banyak lagi perkara amalan ibadah yang menyelishi petunjuk Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam. 

Janganlah pengakuan tersebut cuma sebatas pengakuan dibibir saja tapi hakekatnya jauh bahkan berbeda dalam pengamalannya. 

Jika kita mengaku Ahlusunnah maka berpegang teguhlah dengan ajaran Nabi shalallahu 'alaihi wa sallam dan Para Shahabat.

Ahlusunnah itu hanya mengamalkan amalan sunnah yang ada ajarannya dari Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam. Bukan membuat - buat amalan baru dalam beragama yang tidak dicontohkan oleh Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam.

Parahnya malah kebanyakan yang mengaku sanadnya hingga Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam mengamalkan amalan yang tidak dicontohkan oleh Rasulullah seperti maulidan,yasinan,tahlilan dan lain-lain.

BERUNTUNGNYA orang-orang yang mengikuti manhaj salaf karena manhaj salaf adalah satu-satunya cara untuk bisa meraih keselamatan di dunia dan akhirat.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Sebaik-baik umatku adalah generasi yang aku diutus di masa mereka (para shahabat radhiyallahu ‘anhum), kemudian generasi yang datang setelah mereka, kemudian generasi yang datang setelah mereka.” 
(HR. Al Bukhari dan Muslim)

Semoga Allah Ta’ala senantiasa menunjukkan kita kepada jalan yang lurus, yaitu jalan yang ditempuh oleh orang-orang yang diberikan ni’mat, bukan jalannya orang-orang yang dimurkai dan orang-orang tersesat.

Allahul musta'an

Wallahu ta'ala a'lam bish shawab

Tidak ada komentar: