Bila Esok Tak Pernah Datang
↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔
Bila kutahu ini akan menjadi terakhir kalinya Aku membaca postinganmu, Aku akan membaca berulang-ulang setiap postinganmu
Bila kutahu ini akan menjadi terakhir kalinya aku membaca comentarmu, Aku akan membaca berulang-ulang setiap comentarmu.
Bila kutahu ini akan menjadi terakhir kalinya aku menerima nasehat indah yang bermanfaat darimu, Aku akan selalu meminta nasehat apapun darimu
Walau tak ku tahu paras dan wujud dirimu namun aku yakin kau sosok yang bisa aku pertimbangkan.
Bila kutahu ini akan menjadi terakhir kalinya, aku akan meluangkan waktu ekstra satu atau dua menit, Untuk berhenti dan mengatakan dalam hatiku “Aku mengagumimu” dan bukannya menganggap kau sudah tahu
Jadi untuk berjaga-jaga seandainya esok tak pernah datang dan hanya hari inilah yang kupunya, Aku ingin mengatakan betapa aku sangat mengagumimu.
Esok tak dijanjikan kepada siapa pun, baik tua maupun muda. Dan bisa jadi hari ini mungkin kesempatan terakhirku untuk menulis ini untukmu
Karena bila esok tak pernah datang....
Aku ingin meluangkan waktu untuk mengatakan “Aku menyesal”, “Maafkan aku”, Terima kasih”, atau “aku tidak apa-apa”
Dan bila esok tak pernah datang, Aku takkan menyesali hari ini
________________
Uray Sriwahyuni
↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔
Bila kutahu ini akan menjadi terakhir kalinya Aku membaca postinganmu, Aku akan membaca berulang-ulang setiap postinganmu
Bila kutahu ini akan menjadi terakhir kalinya aku membaca comentarmu, Aku akan membaca berulang-ulang setiap comentarmu.
Bila kutahu ini akan menjadi terakhir kalinya aku menerima nasehat indah yang bermanfaat darimu, Aku akan selalu meminta nasehat apapun darimu
Walau tak ku tahu paras dan wujud dirimu namun aku yakin kau sosok yang bisa aku pertimbangkan.
Bila kutahu ini akan menjadi terakhir kalinya, aku akan meluangkan waktu ekstra satu atau dua menit, Untuk berhenti dan mengatakan dalam hatiku “Aku mengagumimu” dan bukannya menganggap kau sudah tahu
Jadi untuk berjaga-jaga seandainya esok tak pernah datang dan hanya hari inilah yang kupunya, Aku ingin mengatakan betapa aku sangat mengagumimu.
Esok tak dijanjikan kepada siapa pun, baik tua maupun muda. Dan bisa jadi hari ini mungkin kesempatan terakhirku untuk menulis ini untukmu
Karena bila esok tak pernah datang....
Aku ingin meluangkan waktu untuk mengatakan “Aku menyesal”, “Maafkan aku”, Terima kasih”, atau “aku tidak apa-apa”
Dan bila esok tak pernah datang, Aku takkan menyesali hari ini
________________
Uray Sriwahyuni
Tidak ada komentar:
Posting Komentar