Sabtu, 29 September 2018

Tahlilan dan Yasinan Di Sunnahkan Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam ?




Tahlilan dan Yasinan Di Sunnahkan Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam ?
↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔

🔏 Oleh : Uray Sriwahyuni



Bismillah..

Sungguh kedustaan luar biasa dimana sebuah rubrik tanya jawab mengatakan bahwa : 👇👇

"Tahlilan, yasinan  merupakan tradisi yang telah di anjurkan bahkan disunnahkan oleh Rasulullah dan para sahabatnya. Yang di dalamnya membaca serangkaian ayat-ayat al-Qur’an, dan kalimah-kalimah tahmid, takbir, shalawat yang di awali dengan membaca al-Fatihah dengan meniatkan pahalanya untuk para arwah yang dimaksudkan oleh pembaca atau yang punyak hajat, dan kemudian ditutup dengan do’a. Inti dari bacaan tersebut ditujukan pada para arwah untuk dimohonkan ampun kepada Allah, atas dosa-dosa arwah tersebut. "


Demikian 👆👆 sebagian penjelasan yang mereka paparkan untuk menjawab pertanyaan dari sipenanya. 
Sungguh itu merupakan sebuah kedustaan yang mengatasnamakan Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam. 

Tidakkah mereka takut dengan ancaman hadits ini :

Dari Al Mughirah, ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda 

“Sesungguhnya berdusta atas namaku tidaklah sama dengan berdusta pada selainku. Barangsiapa yang berdusta atas namaku secara sengaja, maka hendaklah dia menempati tempat duduknya di neraka.” (HR. Bukhari no. 1291 dan Muslim no. 4).

Padahal acara tahlilan dan yasinan tidak pernah dilakukan oleh Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, para sahabatnya juga tidak melakukan, para tabi'in juga tidak. Bahkan 4 imam madzhab pun ga pernah melakukan tahlilan maupun yasinan. 

Bahkan istri Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam yaitu Khadijah radiyallahu 'anha juga meninggal di masa hidup beliau,tetapi sama sekali seharipun ga pernah ditahlilkan atau diadakan yasinan dirumah beliau shalallahu 'alaihi wa sallam.

Jelas-jelas tahlilan dan yasinan BUKAN SUNNAH dan ga pernah dikenal atau ga pernah dilakukan oleh Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam maupun sahabat beliau, LANTAS kenapa sekarang status tahlilan dan yasinan dianggap sunnah ?? 

Apa dalil mereka mengatakan bahwa tahlilan dan yasinan DISUNNAHKAN oleh Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam ?

Darimana mereka mengambil dalil bahwa tahlilan dan yasinan termasuk dianjukan dan disunnahkan oleh Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam  ?

Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wa sallam dan para sahabatnya juga sangat ingin mendo'akan keluarga mereka yang meninggal, tapi mereka tidak pernah mengadakan tahlilan maupun yasinan.


PERTANYAAN AGUNG BUAT PECINTA TAHLILAN DAN YASINAN :

Siapa salafmu dalam hal ini ?

Apakah Abu  Bakar radiyallahu 'anhu dulu melakukan hal tersebut ?

Apakah dulu Umar radiyallahu 'anhu melakukannya ?

Apakah dulu Utsman radiyallahu 'anhu melakukanya ?

Apakah dulu Ali radiyallahu 'anhu melakukannya ?


"Barangsiapa melakukan suatu amalan, yang tidak ada contoh sebelumnya dari kami, maka amalan tersebut tertolak." 
(HR. Muslim, no. 1718)


Semoga Allah Ta’ala senantiasa melimpahkan taufik-Nya kepada kita semua untuk dapat beribadah sesuai dengan apa yang dituntunkan Al-Qur'an dan sunnah ala fahmi salaful ummah. 

Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar, Maha Dekat, dan Maha Mengabulkan do’a.

Wallahu ta'ala a'lam bish shawab

Tidak ada komentar: