AKU CANTIK GA SIH PAKAI KHIMAR INI ?
↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔
🔏 Oleh : Uray Sriwahyuni
Bismillah...
Biasanya ada dari kita para wanita ketika membeli khimar atau kerudung terkadang yang dipertimbangkan adalah MODEL KHIMARNYA cantik apa enggak. Urusan kedua biasanya soal WARNA. Memilih-milih mana khimar yang paling bagus dan cocok dikepala kita.
Satu persatu khimar dipilih, dicobain. Cantik apa enggak saat kita memakainya. Kalau cantik dan harganya sesuai keadaan isi dompet maka kita akan beli. Kadang sempat juga nanyain kepada si mbak yang jaga jualan khimar tersebut.
"Mbak...saya udah kelihatan cantik apa belum sih pakai khimar ini ?"
atau...
"Menurut mbak..saya cantikkan pakai khimar yang ini atau yang ini ya ?"
atau yang lebih PEDE nya lagi...
"Kayaknya saya lebih cantik pakai khimar yang ini ya mbak!!..jadi mirip penyanyi itu deh"
Nah..mungkin itu cuma beberapa ucapan kita ketika memilih khimar.
TAPI pada hakekatnya memakai khimar bukan HARUS TERLIHAT CANTIK. Bukan HARUS TERLIHAT SEMENARIK MUNGKIN.
Tidak...tidak seperti itu tujuannya...
Memakai khimar bukan untuk MEMPERINDAH / MEMPERCANTIK PENAMPILAN.
Tujuan khimar adalah untuk menutup aurat, MENUTUPI KECANTIKKAN.
Allah Ta’ala dalam berfirman (yang artinya): “Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menjulurkan khimar ke dadanya”
(QS. An Nuur: 31).
Jika dengan memakai khimar kita ingin terlihat semakin cantik maka itu sudah menyalahi tujuan dari khimar tersebut. Apalagi zaman now banyak sekali model-model kerudung yang beraneka ragam bentuknya yang sebagian tidak terlihat syar'i. Namun anehnya banyak kaum wanita yang lebih memilih kerudung seperti itu. Kerudung yang dililit-lilit dileher, atau kerudung yang banyak rendanya, memakai bros yang sangat indah dipandang.
Hakekatnya tujuan dari khimar atau kerudung telah dikesampingkan. Yang seharusnya khimar atau kerudung untuk menutupi kecantikan justru malah mempercantik si pemakai atau memperlihatkan kecantikkannya, sehingga membuat tertarik orang yang memandang. Miris memang.
Mungkin karena disebabkan kurang fahamnya tentang kriteria khimar atau kerudung yang syar'i atau karena tidak mau ketinggalan mode. Wallahu ta'ala a'lam bish shawab.
Aku juga dulu waktu baru awal memakai hijab seperti itu. Belum mengetahui khimar yang syar'i yang seperti apa. Karena kurangnya pemahaman tentang hijab sehingga bisanya cuma ikut-ikutan mode khimar dari waktu ke waktu. Tapi itu dulu sebelum aku faham berhijab yang syar'i.
Pesanku buat wanita muslimah :
Udah deh mulai sekarang jangan lagi pakai khimar atau kerudung dengan tujuan biar terlihat cantik.
Pilihkah khimar atau kerudung yang sejatinya masih layak dipakai, tatkala memakainya kamu tidak menarik perhatian orang lain. Tidak menarik perhatian orang lain bukan bararti khimarnya harus sobek, kucel, kotor ya. Bukan seperti itu maksudnya.
🌷 Pakailah khimar untuk menutup kecantikkanmu bukan untuk memperlihatkan kecantikkanmu.
Ini cuma sekedar keprihatinanku terhadap tujuan dari sebagian muslimah ketika memakai khimar atau kerudung.
Semoga bisa diambil ibrah dari secuil tulisanku ini.
Sekian dariku yang masih berusaha berproses menjadi baik.
Wallahu ta'ala a'lam bish shawab
Tidak ada komentar:
Posting Komentar