YA ALLAH...AKU RINDU SAMA PACARKU..
↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔
Ya Allah...aku merindukannya..
Aku rinduuuuu banget sama dia..
Kenapa dia ga menghubungiku...
Beberapa hari yang lalu baru aja nelpon aku..ngajak jalan-jalan...Kamu genggam jemariku agar aku selalu berjalan disisimu....
Indahnya saat bersamamu..berdua...kita lewati hari-hai bersama....
TAPIIIII......
Hari ini kok dia ga ada kabar, kok ga nelpon aku...
Ya Allah..ada apa dengan dia...
Jaga dia Ya Allah,..
Semoga dia disana dalam kedaan baik-baik saja...
Aku jadi ga tenang ni...
Rindu ini ga bisa dibendung lagi...
Ya Allah ...aku rindu sama dia..pacarku yang paling baik...paling pengertian....palinglah pokoknya..
Aku mencintaimu sayang,....Semoga Tahun depan kita bisa segera menikah....
❌❌❌❌❌❌❌........❌❌❌❌❌
GUBRAAAKKKK...
Sayang-sayangan tapi BELUM HALAL...
Pegangan tangan tapi BUKAN MAHRAM..
Apalagi telponan saling melontar kata mesra...BELUM HALAL LAGI...
Jalan berdua kemana-mana berkhalwat....
AWAS JANGAN DEKATI ZINA......
“Dan janganlah kalian mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk.” (Al-Israa: 32)
Al-Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata tentang ayat ini: “Allah subhanahu wata’ala berfirman dalam rangka melarang hamba-hamba-Nya dari perbuatan zina dan larangan mendekatinya, yaitu larangan mendekati sebab-sebab dan pendorong-pendorongnya.” (Lihat Tafsir Ibnu Katsir, 5/55)
Asy-Syaikh As-Sa’di rahimahullah menjelaskan tentang ayat ini di dalam tafsirnya, “Larangan mendekati zina lebih mengena ketimbang larangan melakukan perbuatan zina, karena larangan mendekati zina mencakup larangan terhadap semua perkara yang dapat mengantarkan kepada perbuatan tersebut. Barangsiapa yang mendekati daerah larangan, ia dikhawatirkan akan terjerumus kepadanya, terlebih lagi dalam masalah zina yang kebanyakan hawa nafsu sangat kuat dorongannya untuk melakukan zina.” (Lihat Taisir Al-Karim Ar-Rahman, hal.457)
Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan keji.
Al-Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata, “Maksudnya adalah dosa yang sangat besar.” (Lihat Tafsir Ibnu Katsir, 5/55)
Nah...ada lagi hadits ini....
“Seorang ditusuk kepalanya dengan jarum dari besi adalah lebih baik ketimbang menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (HR. Ath-Thabarani, no. 16880, 16881)
Dalam hadits ini terdapat ancaman yang keras bagi orang yang menyentuh wanita yang tidak halal baginya. Hadits tersebut juga sebagai dalil tentang haramnya berjabat tangan dengan wanita (yang tidak halal baginya). Dan sungguh kebanyakan kaum muslimin di zaman ini terjerumus dalam masalah ini. (Lihat Ash-Shahihah, no. 1/395)
Nah ini nih ada lagi....
Dalam hadits lain dari shahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Ditetapkan atas anak cucu Adam bagiannya dari zina akan diperoleh hal itu tidak mustahil. Kedua mata zinanya adalah memandang (yang haram). Kedua telinga zinanya adalah mendengarkan (yang haram). Lisan zinanya adalah berbicara (yang haram). Tangan zinanya adalah memegang (yang haram). Kaki zinanya adalah melangkah (kepada yang diharamkan). Sementara hati berkeinginan dan berangan-angan, sedang kemaluan yang membenarkan semua itu atau mendustakannya.” (HR. Muslim no. 2657)
AYO PUTUSKAN PACARMU....
KALAU ENGGAK MAU PUTUSIN SEGERA HALALKAN...
AKU SIH JOMBLO SAMPAI HALAL
BERANI ???
___________________________________
Ditulis oleh Al Faqir : Uray Sriwahyuni
....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar