Sabtu, 29 September 2018

Do'a Mandi Setelah Haid Dan Mandi Janabah Tidak Ada Dalilnya






Do'a Mandi Setelah Haid Dan Mandi Janabah Tidak Ada Dalilnya
↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔

🔏 Oleh : Uray Sriwahyuni


Bismillah...

Masih banyak saudari kita yang jika hendak mandi wajib setelah haid dan mandi junub/janabah mereka masih membaca lafadz do'a yang sebenarnya tidak ada dalil yang shahih dan shorih tentang bacaan tersebut. 

Seperti tatkala mau mandi wajib setelah haid mereka memulai mandinya dengan niat dan membaca do'a :

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ الْحَيْضِ ِللهِ تَعَالَى

“Nawaitul Ghusla Lifrafil Hadatsil Haid Lillahi Ta’ala”

Artinya:”saya niat mandi wajib untuk menghilangkan hadats haid karena Allah Ta’ala”

Begitupun saat hendak mandi janabah. Mereka mengucapkan lafadz niat :

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ مِنَ اْلِجنَابَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

"Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari janabah, fardhu karena Allah ta'ala."


Padahal tidak ada satu hadits pun yang menjelaskan bacaan do'a mandi wajib maupun do'a mandi janabah seperti diatas. Entah siapa yang mengarang bacaan do'a tersebut. Apabila ini diamalkan terus menerus dan dianggap bagian dari sunnah membaca do'a mandi setelah haid dan mandi janabah maka jatuhlah perkara ini kedalam bid'ah. 

Dan itu termasuk bid'ah dalam agama. Sebaiknya ditinggalkan saja bacaan do'a diatas. 

Niat itu amalan hati bukan amalan lisan. Jadi ga perlu di ucapkan seperti bacaan do'a  mandi haiddan mandi janabah. Karena memang ga ada tuntunan dari Nabi shalallahu 'alaihi wa sallam untuk membaca do'a tersebut. 

Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” (HR. Muslim no. 1893).




Tidak ada komentar: