Sabtu, 29 September 2018

TAHLILAN = SINKRETISME





TAHLILAN = SINKRETISME
↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔

🔏 Oleh : Uray Sriwahyuni



Bismillah...

Sinkretisme adalah suatu proses perpaduan dari beberapa paham-paham atau aliran-aliran agama atau kepercayaan. 

Kenapa saya beri judul Tahlilan = Sinkretisme ?

Karena selamatan kematian atau kirim do’a pada hari ke-1, 2,7,40,100 itu ada diajaran hindu. Kirim do'a pada hari-hari tersebut asalnya dari ajaran hindu.

Pada KITAB SAMAWEDHA SAMHITA BUKU SATU, BAGIAN SATU, HALAMAN 20. 

Bunyinya adalah :

“PURWACIKA PRATAKA PRATAKA PRAMOREDYARSI BARAWAJAH MEDAN TITISUDI PURMURTI TAYURWANTARA MAWAEDA DEWATA AGNI CANDRA GAYATRI AYATNYA AGNA AYAHI WITHAIGRANO HAMYADITAHI LILTASTASI BARNESI AGNE”.

Pada ayat wedha diatas bahwa lakukanlah pengorbanan pada orang tuamu dan lakukanlah kirim do’a pada orang tuamu dihari pertama, ke tiga, ke tujuh, empat puluh, seratus, mendak pisan, mendhak pindho, nyewu (1000 harinya).

Didalam tahlilan juga ada kirim do'a pada hari 1,2,3,7,40,100,1000

Dalam Al-Qur'an dan Sunnah tidak kita temui dalil selamatan kematian, Tapi malah ditemukan pada ajaran agama lain yaitu hindu. 

Ini merupakan kekeliruan dan telah membudaya dimasyarakat kita khusunya masyarakat indonesia. 

Padahal tidak adanya dalil yang syar'i untuk melakukan hal tersebut. Lalu mengapa harus mengekor kepada ajaran agama lain ? Apa karena nenek moyang yang sudah melakukannya lalu kita ikut-ikutan melestarikannya tanpa memperdulilan dalil yang syar'i ?

Bahkan mereka berkata: "Sesungguhnya kami mendapati bapak-bapak kami menganut suatu agama, dan sesungguhnya kami orang-orang yang mendapat petunjuk dengan (mengikuti) jejak mereka".
(QS. Az-Zuhruf : 22).

Padahal dalam ushul fiqih ada kaidah :

ادا اجتمع الحق باالباطل فغلب با طل

Artinya :

“Apabila bercampur perkara yang hak dengan perkara yang batil, maka perkara itu di hukumi batil”.

Berarti tahlilan termasuk dalam perkara yang bathil.

Tahlilan termasuk perkara yang dibuat-buat dalam agama. 

Perkara yang dibuat-buat atau diada-adakan dalam agama termasuk bid'ah.

Bid'ah semuanya sesat. Tidak ada bid'ah yang hasanah dalam syar'iat islam. 

Kalau sudah sesat berati amalannya tertolak. 

Tertolak berarti sia-sia.

Kalau sudah sia-sia berarti HARUS DITINGGALKAN, JANGAN DIAMALKAN. 

Ajaran islam sudah SANGAT MULIA jadi jangan dicampur adukkan dengan ajaran agama lain. 

Tidak ada komentar: