Sabtu, 29 September 2018

ISI KEMERDEKAAN INI DENGAN MENTAUHIDKAN ALLAH








ISI KEMERDEKAAN INI DENGAN MENTAUHIDKAN ALLAH
↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔

🔏 Oleh : Uray Sriwahyuni


Bismillah...

Kemerdekaan merupakan anugerah dari Allah subhanahu wa ta'ala untuk bangsa Indonesia yang patut kita syukuri sebagai rakyat Indonesia. Mengingat perjuangan para pejuang indonesia dahulu dalam merebut kembali Indonesia dari tangan penjajah.

Hendaklah kita sebagai bangsa indonesia bisa mensyukuri nikmat kemerdekaan dengan menjalani kehidupan berbangsa, bermasyarakat dan bernegara dengan lebih menjalankan keta'atan kepada Allah subhaanahu wa ta’ala, In syaa Allah akan Allah tambah nikmat tersebut kepada kita semua. 

Namun bila kemerdekaan kita sikapi dengan menjalani kehidupan berbangsa, bermasyarakat dan bernegara jauh dari tuntunan Allah subhanahu wa ta'ala maka dikhawatirkan nikmat kemerdekaan akan malah menjadi sumber bencana bahkan azab bagi rakyat indonesia.

Apalagi kemerdekaan ini kita isi dengan hal-hal yang bertentangan dengan syari'at islam seperti kesyirikan dan kebid'ahan maka akan hilang keberkahan dinegeri ini. 

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman yang artinya :

Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. 
(QS. Al-A’raaf : 96)

Maka dari itu sebagai seorang muslim dinegara ini jika ingin kemerdekaan ini membawa keberkahan ayo MENTAUHIDKAN ALLAH. Tinggalkan segala kebid'ahan yang selama ini merajalela ditanah air kita indonesia. Tinggalkan segala kesyirikan yang merajalela ditanah air kita. 

Cukupkan ibadah kita dengan apa yang sudah dituntunkan oleh Nabi Shalallahu 'alaihi wa sallam. 

Isi kemerdekaan ini dengan mentauhidkan Allah. 

Isi kemerdekaan ini dengan menghadiri majelis ilmu yang mengajarkan dan menyampaikan perkara agama yang sesuai Al-Qur'an dan Sunnah. 

AMBILLAH rujukan ilmu dari penyeru dakwah yang manhaj dan aqidahnya lurus. Manhaj dan aqidahnya tidak bertentangan dengan Al-Qur'an dan Sunnah. 

Semoga Indonesia semakin jaya dan melimpah keberkahan dengan MENTAUHIDKAN ALLAH. 

Aamiin





Tidak ada komentar: