Sabtu, 29 September 2018

JANGAN SOGOK ANAKMU





JANGAN SOGOK ANAKMU
↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔

πŸ”Oleh : Uray Sriwahyuni

Bismillah...


πŸ”΄ ANAK SUSAH MAKAN : 

Nak cepat habisin makanan dipiringmu nanti kalau makanan di piringmu habis akan ibu belikan kamu es krim kesukaan kamu.

☝ NYOGOK. Hasilnya ; anakpun cepat menghabiskan makanannya karena mengharap imbalan dibeliin es krim. Bukan karena anak butuh pada makanan tersebut.


πŸ”΄ ANAK GA MAU TIDUR SIANG

Nak ayo tidur siang. Kalau kamu tidur siang nanti bangun tidur ibu beliin mainan di toko kemarin.

☝ NYOGOK . Hasilnya ; anakpun tidur siang tapi karena mengharap imbalan mainan yang diimingi oleh ibunya.


πŸ”΄ ANAK GA MAU NGAJI

Nak ayo ngaji dulu. Itu guru ngaji kamu sudah menunggu dari tadi. Kalau kamu ngajinya sudah selesai 1 juz nanti ibu beliin kamu sepatu olahraga yang kamu mau. 

☝ NYOGOK. Hasilnya ; anakpun ngaji karena mengharap imbalan dibeliin sepatu olah raga bukan karena kecintaan anak terhadap Al'Qur'an.


Padahal cara-cara menyuruh anak agar mau melakukan aktivitas seperti diatas tidak harus memberikan iming-iming. Karena anak akan terbiasa melakukan hal tersebut jika diimingi dengan sesuatu yang sudah dijanjikan diawal. Sebab kalau tidak diimingi sesuatu maka anak tidak akan ikhlas melalukannya. 

Sebaiknya kita menjauhkan niat menyogok anak agar anak terbiasa dan mencintai aktivitas yang dia lakukan. 

Namun sebaliknya yaitu dengan memberi pujian pada perilaku positif yang dilakukan anak. 

Misalnya begini :

πŸ“Œ Ibu bangga sama kamu karena kamu bisa mengaji sampai sekarang sudah 1 juz. Dan sebutkan pula keutamaan membaca Al-Qur'an dan pahala bagi penghafal Al-Qur'an. Agar anak menjadi bersemangat membaca dan menghafal Al-Qur'anul karim. Tanankan rasa kecintaan anak teehadap Al-Qur'an. 

πŸ“Œ Alhamdulillah kamu bisa tidur siang nak. Karena tidur siang itu untuk mengistirahatkan badanmu sejenak dari aktivitas. Jadi kamu ga ngantuk saat muraj'ah Al-Qur'an nanti. Atau saat mengisi PR. Kesankan kepada anak bahwa tidur siang itu termasuk bagian penting untuk kesehatan badannya. 

πŸ“Œ Ibu senang lihat kamu makannya dihabisin. Biar ibu ga sia-sia masak kalau kamu mau makan masakan ibu. Menanamkan pola pikir anak bahwa dia butuh kepada makanan tersebut bukan karena dia butuh kepada iming-iming mainan atau es krim yang dijanjikan ibunya.


Hakekatnya apapun yang anak lakukan itu harus didasari rasa suka akan hal tersebut bukan didasari iming-iming sesuatu padahal anak tidak senang melakukannya. 

Apa jadinya dari kecil anak dibiasakan untuk di sogok setiap kita meminta dia melakukan sesuatu? Itu akan membentuk karakter si anak hingga dia dewasa.

Jangan sampai menanam bibit-bibit koruptor pada anak-anak yang mana fitrah mereka seharusnya di tanam benih-benih yang positif. 


""Ada yang bilang. Ini kan bukan menyogok tapi memberikan hadiah pada anak.""

Iya memberikan hadiah pada anak tidak dilarang. Bahkan itu bentuk kasih sayang orangtua terhadap anaknya. Dan akan mendekatkan hubungan orangtua terhadap anaknya. 

Hadiah bisa diberikan kapan saja. Tidak mesti dengan cara memaksa anak melakukan sesuatu yang dia sendiri tidak suka melakukannya. Lalu setelah anda minta dia melakukannya, anda pun memberikan sesuatu yang anda iming-imingi sebelumnya. Cara seperti ini akan membentuk karakter dia sebagai seorang yang selalu berharap mendapatkan sesuatu apabila dia melakukan sesuatu baik itu dia sukai atau dia tidak suaki untuk melakukannya. 


Tanamkanlah hati yang ikhlas pada diri si anak. Agar apapun hasil yang dia kerjakan akan dia terima. Baik itu ada hadiah ataupun tidak ada hadiah apa-apa maka dia akan melalukannya atas dasar suka dan ikhlas.







Tidak ada komentar: