Sabtu, 29 September 2018
Sembako Naik, Tidak Akan Mempengaruhi Rezekimu
Sembako Naik, Tidak Akan Mempengaruhi Rezekimu
↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔
🔏 Oleh : Uray Sriwahyuni
Bismillah..
Melemahnya nilai tukar rupiah akhir-akhir ini cepat atau lambat akan menyebabkan kenaikan harga kebutuhan pokok termasuk harga kebutuhan makanan rakyat kecil. Hal ini akan berdampak pada perekonomian masyarakat indonesia.
Pasti tidak sedikit yang mengeluh akan kenaikan harga ini. Mungkin ada yang berpikiran akan berkurangnya keuntungan penjualannya setelah kenaikan harga karena pembeli mulai berkurang.
Padahal rezeki selain sudah diatur, juga sudah dibagi dengan adil.
Allah subhanahu wa ta'ala berfirman yang berbunyi :
“Dan jikalau Allah melapangkan rezki kepada hamba-hamba-Nya tentulah mereka akan melampaui batas di muka bumi, tetapi Allah menurunkan apa yang dikehendaki-Nya dengan ukuran. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui (keadaan) hamba-hamba-Nya lagi Maha Melihat.” (QS. Asy Syuraa: 27)
Jika sesuatu sudah ditetapkan sebagai rezeki bagi seorang hamba, maka itu akan sampai, meskipun seluruh makhluk membuat makar untuk menghalangi rezeki tersebut. Kapan waktunya rezeki itu datang dan dengan jalan apapun itu semua sudah ditetapkan oleh Allah subhanahu wa ta'ala.
Sebaliknya, jika bukan rezekinya, maka upaya seluruh makhluk untuk mendatangkan rezeki bagi hamba tersebut mustahil berhasil. Ketetapan Allah tidak akan bisa dilawan oleh makhluk mana pun. Dialah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu.
Tidaklah seorang hamba dihidupkan, kecuali Allah subhanahu wa ta'ala telah menetapkan baginya jatah rezeki hingga seseorang meninggal dunia. Bahkan, ketetapan itu sudah tercatat di Lauhul Mahfudz.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Allah telah mencatat takdir setiap makhluk sebelum 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi.” (HR. Muslim no. 2653, dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash)
Jadi jangan khawatirkan rezekimu. Walaupun harga sembako naik. Walaupun kenaikan harga membuat daganganmu sepi. Yakinlah bahwa rezekimu tidak akan nyasar kemana mana. Semuanya sudah ditetapkan dan pasti akan diberikan kepada yang berhak mendapatkannya.
Berkerja merupakan salah satu cara untuk mendatangkan rezeki. Dan itu merupakan suatu ikhtiar kita untuk mencari karuni-Nya dimuka bumi ini.
Tentunya rezeki yang kita cari adalah yang halal. Dan jauhkan diri kita mencari rezeki yang haram.
Setelah kita faham akan hakekat rezeki yang sudah ditetapkan untuk kita maka semoga saja kita dijauhkan dari sikap yang ingin menuntut pemerintah atas kenaikan harga ini dengan cara demonstrasi dijalan.
Sebab di dalam demonstrasi tersimpan kemungkaran yang begitu banyak, seperti keluarnya wanita yang ikut demonstrasi, adanya ikhtilath, dan dikhawatirkan lagi timbul omongan yang berupa celaan, umpatan.
Demonstrasi merupakan kunci yang akan menyeret pelakunya untuk memberontak terhadap para penguasa, padahal kita dilarang melakukan pemberontakan dengan cara tidak membangkang kepada mereka.
Betapa banyak demonstrasi yang mengantarkan suatu negara dalam kehancuran, sehingga timbullah pertumpahan darah, perampasan kehormatan dan harta benda serta tersebarlah kerusakan yang begitu luas.
Nas alullaha assalamah wal afiah
Allahul musta'aan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar