Urutan Bacaan Tahlilan Tidak Ada Rujukan Dari Para Salaf
↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔↔
🔏 Oleh : Uray Sriwahyuni
Bismillah..
Tahlilan adalah acara yang biasa dilakukan oleh masyarakat Indonesia untuk memperingati hari kematian. Berkumpul keluarga dirumah si mayit dari keluarga serta tetangga sekitar.
Dalam acara tahlilan mereka membaca beberapa ayat Al-Qur’an, dzikir-dzikir, dan disertai do’a-do’a tertentu untuk dikirimkan kepada si mayit.
Tahlilan biasanya diselenggarakan setelah selesai mayit dikuburkan kemudian terus berlangsung setiap hari sampai hari ketujuh. Lalu diselenggarakan kembali pada hari ke 40 dan ke 100. Untuk selanjutnya acara tersebut diadakan tiap tahun dari hari kematian si mayit.
Biasanya dalam acara tahlilan ada beberapa do'a yang dibaca, yaitu
Membaca Surat Al-Fatihah
Membaca Surat Yasin.
Membaca Surat Al-Ikhlash
Membaca Surat Al-Falaq
Membaca Surat An-Naas..
Membaca Surat Al-Baqarah ayat 1 sampai 5
Membaca Surat Al-Baqarah ayat 163
Membaca Surat Al-Baqarah ayat 255 (Ayat Kursi)
Membaca Surat Al-Baqarah ayat 284 sampai akhir Surat
Membaca Istighfar :أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ
Membaca Tahlil : لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ
Membaca Takbir : اَللهُ أَكْبَرُ
Membaca Tasbih : سُبْحَانَ اللهِ
Membaca Tahmid : الْحَمْدُ للهِ
Membaca shalawat Nabi
Membaca Asma’ul Husna
Membaca do'a
🔴 PERTANYAAN SAYA ADALAH :
📌 Urutan bacaan dalam tahlilan sumbernya darimana?
📌 Bacaan dalam acara tahlilan rujukannya ada dalam kitab apa?
📌 Siapa yang mengajarkan bacaan tahlilan seperti diatas?
📌 Adakah dari kalangan salafus shaleh mengajarkan urutan bacaan tahlilan seperti diatas?
📌 Boleh ga bacaan tahlilan bacanya tidak berurutan ?
📌 Kalau memang tahlilan termasuk sunnah maka sunnahnya siapa?
📌 Bacaan tahlilan yang sesuai sunnah yang seperti apa ?
Silahkan bagi pecinta tahlilan menjawab pertanyaan saya diatas.
Kalau tahlilan termasuk sunnah maka saya mau pesan satu lusin buku panduan tahlilan sesuai sunnah.
Dan ternyata saya dapati memang tahlilan serta bacaan tahlilan tidak ada salafnya, Bahkan tahlilan sendiri termasuk bid'ah dalam agama.
Masihkan anda mengikuti acara tahlilan yang memang tidak ada syar'iatnya dalam agama islam ?
Kalau saya sih lebih baik melakukan amalan yang sesuai sunnah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar